Bantaeng, aksaranews.com — Pemerintah Bantaeng berkolaborasi dengan organisasi dan lembaga kemahasiswaan melakukan penghijauan di wilayah Balang Sikuyu (Cekdam) Kelurahan Karatuang Kabupaten Bantaeng, Jum’at (10/12/2021).
Penghijauan dipimpin Bupati Bantaeng Dr. H. Ilham Azikin. Hal ini dilakukan untuk mencegah terjadinya bencana banjir di wilayah Kabupaten Bantaeng Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel).
Sebanyak 500 bibit pohon berjenis kayu hitam ditanam di sepanjang wilayah Balang Sikuyu. Bupati Ilham Azikin mengatakan, penanaman pohon tersebut dilakukan untuk penghijauan dan melestarikan lingkungan. Sehingga sirkulasi air dan resapannya akan terus terjaga.
“Karena pohon yang kami tanam, mampu secara maksimal menyerap air di dalam tanah yang terus-menerus kita gelakkan,” kata Bupati Ilham Azikin.
Kepada warga sekitar Balang Sikuyu (Cekdam) Bupati mengimbau untuk bersama-sama menanam pohon. Sehingga, saat musim hujan datang tidak mengalami banjir karena pohon bisa menjadi resapan air.
“Menghadapi musim hujan, pohon ini bisa menyerap air, sehingga bisa terhindar dari banjir,” imbau Bupati.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bantaeng Nasir Awing mengatakan, di Bantaeng sendiri memiliki 40 rb pohon yang siap ditanam di beberapa hektar lahan kritis dalam konservasi, termasuk yang ditanam hari ini. Paling tidak dapat mengatasi banjir jangka panjang.
“Tentu kami bersama Dinas PU tak henti-hentinya, melakukan penghijauan di semua wilayah yang ada di kabupaten Bantaeng, baik seputaran kota dan pengunungan yang sudah gundul serta aliran sungai,” ujar Nasir Awing saat dikonfirmasi Via Telpon wartawan aksaranews.com, Jum’at, Sore.
Menurut Nasir, tanaman yang efektif untuk penyerapan air yakni tanaman keras. Itu sebabnya dipilih pohon Kayu Hitam (Ebony), Mangga dan Jati Putih dan jenis lainnya. Selain itu, daya tahan hidup pohon ini terbilang cukup tinggi
“Untuk kayu hitam dan jati putih, sangat cocok karena akarnya kuat. Kemudian ini mangga arumanis yang produktifitasnya sangat bagus dan kami pilih yang stek sehingga beberapa tahun bisa berbuah,” ungkap Nasir Awing.
Terkahir Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bantaeng, Andi Sjafaruddin Magau menambahkan, bahwa Salah satu upaya untuk menghentikan laju degradasi lingkungan adalah dengan menanam pohon.
“Kalau kondisi lingkungan sudah baik, tentu banjir akan lebih mudah teratasi,” pungkasnya.
Sekedar diketahui, Pemerintah Bantaeng 19 Desember mendatang, akan kembali gelakkan penghijauan serentak, di seluruh wilayah kabupaten bantaeng dengan berbagai macam jenis pohon yang akan ditanam nantinya. Seperti mangga, durian, rambutan, manggis, angsana, bungur, ketapang kencana, ketapang laut, bayam jawa dan mahony.
Pewarta: Ramli | Editor: Redaksi












