Zona Kuning, Bupati Bantaeng imbau pembagian daging qurban antar langsung ke rumah warga

  • Whatsapp

Bantaeng, aksaranews.com Bupati Bantaeng Dr. H. Ilham Azikin mengimbau agar pembagian daging hewan qurban pada Hari Raya Idul Adha tahun 2021 diantarkan secara langsung ke rumah-rumah oleh panitia qurban dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

Hal ini disampaikan setelah melakukan rapat koordinasi dengan pimpinan Forkopimda, tokoh agama dan organisasi keagamaan di Bantaeng. Yang dilaksanakan ruang pola kantor Bupati Bantaeng, Kamis (15/07/2021)

Bacaan Lainnya

Dengan mengeluarkan surat edaran sesuai instruksi Kementerian Agama dan Gubernur Sulawesi Selatan, bahwa pelaksanaan salat Idul adha bisa dilakukan di lapangan dan masjid yang ada di Bantaeng.

“Serta panduan pelaksanaan qurban dan perayaan Idul Adha 1442 Hijriah,”katanya.

Kemudian, Ia mengimbau agar pelaksanaan Sholat Idul Adha dan teknis pembagian daging qurban menerapkan protokol kesehatan di tengah pandemi Covid-19.

Di lokasi Sholat Idul Adha harus tersedia sarana cuci tangan dan mengimbau agar jamaah membawa sajadah masing-masing dari rumah. “Tentu yang ikut sholat Idul Adha adalah mereka yang kondisinya sehat. Kalau beresiko tinggi tertular seperti anak-anak atau orang sakit tak diperkenankan ikut sholat Idul Adha,” Ucap Bupati Ilham

Lebih lanjut ia, menambahkan mengenai teknis pembagian daging qurban di masa pandemi ini, bupati menyarankan agar itu dilakukan secara langsung ke rumah-rumah oleh panitia qurban, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

“Untuk menghindari kerumunan, jika jumlah hewan qurbannya banyak, tidak dipotong sekaligus. Jadi bisa dipotong hari berikutnya,” kata dia.

Sementara, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bantaeng, dr Andi Ihsan mengatakan, bahwa Kabupaten Bantaeng saat ini berada pada Zona kuning dengan total pasien positif Covid-19 sebanyak 27 orang. Mereka saat ini sedang menjalani perawatan medis dan pada hari raya Iduladha diperkirakan tersisa 13 orang.

“Sehingga bantaeng hari ini merupakan satu daerah yang rawan sebaran Covid-19, selain itu daerah Takalar, Jeneponto, Bulukumba dan Sinjai semua adalah daerah zona merah,” ungkapnya.

Pewarta: Riswan | Editor: Redaksi

Pos terkait