Yayasan dari negara ini tertarik pesona wisata literasi Desa Molobog

  • Whatsapp
Diskusi santai oleh Yayasan Nederland Batam bersama Konunitas Yobayat Komintan, Dinas Pariwisata, Pemerintah Desa dan Kecamatan (foto: aksaranews.com)

Boltim, aksaranews.com Destinasi wisata Pantai Molobog yang ikut menawarkan konsep literasi memicu rasa penasaran Yayasan luar negeri Nederland Batam (Neba).

Rabu (04/07/2021) sore, yayasan yang berpusat di Belanda ini mengunjungi lokasi wisata pantai dan berdiskusi dengan para anggota komunitas serta Pemerintah Desa setempat.

Bacaan Lainnya

Wisata literasi pantai yang digagas oleh anak-anak muda dan tergabung dalam Komunitas Yobayat Komintan ini antusias menyambut kedatangan yayasan Neba.

Diskusi dimoderatori penyair dan budayawan Sulut yang saat ini menjabat ketua KPU Boltim Jamal Rahman Iroth yang juga selaku pemerhati wisata.

Dihadiri Sekretaris Dinas Pariwisata Susan Emor, Sekcam Motongkad Irwan Tololiu, Sangadi Molobog Sahad Batandigo dan Sekdes Amir Mamonto, diskusi santai berlangsung hingga matahari terbenam.

Sementara Yayasan Neba, Vivi didampingi Jaco Van As  menjelaskan bahwa yayasan mereka ingin bekerjasama dengan komunitas Yobayat Komintan dalam bidang sosial maupun kesehatan.

“Karena anggotanya anak-anak muda semua dan intelek. Kami bisa bekerjasama,” kata Vivi dalam diskusi tersebut.

Vivi pun menjelaskan bahwa Yayasan Neba bergerak dalam banyak hal. Mulai dari bidang kesehatan, sosial hingga lingkungan.

“Kita ingin suatu saat ada sosialisasi HIV di sini. Sebab kita tahu persis bahwa namanya wisata itu selalu (identik) dengan hal itu,” jelas Vivi.

Sementara Jaco Van As menuturkan, Yayasan Neba merupakan yayasan Belanda yang beroperasi di Indonesia, tepatnya di Kota Batam, namun seiring waktu berjalan menyebar ke beberapa daerah di Indonesia.

“Kami bisa bantu sesuai pengajuan proposal dari pihak Yobayat Komintan yang bergerak di bidang sosial,” kata Jaco.

Biasanya, kata Jaco, jika permohonan bantuan disetujui, proses bantuannya bisa terealisasi enam bulan kemudian, bahkan bisa hingga setahun.

Sekcam Motongkad Irwan Tololiu mengaku bangga dengan kehadiran Yayasan Neba di Pantai Molobog.

“Harus kita akui bahwa semangat teman-teman di Komunitas Yobayat Komintan patut diapresiasi. Sebab mendatangkan yayasan ini tidak gampang. Dan ini peluang bagi kita untuk menjalin kerjasama dalam pengembangan wisata di sini,” ungkap Irwan.

Sekretaris Dinas Pariwisata Susan Emor menuturkan, konsep wisata literasi yang digagas Komunitas Yobayat Komintan di Pantai Molobog adalah gerakan yang sejalan dengan visi-misi pemerintah.

“Yakni dalam hal peningkatan pariwisata dan budaya yang bekearifan lokal. Intinya dukungan pemerintah Desa sangat diperlukan untuk menjadikan destinasi ini menjadi Desa Wisata,” terangnya.

Pewarta: Riswan | Editor: Redaksi

Pos terkait