Tarian erotis di HUT ke-2 KIDC Bantaeng kembali tuai kecaman

Ketua Nahdlatul Ulama (NU) Bantaeng, H. Muh Ahmad Jailani (Foto: Istimewa)
banner 120x600

Bantaeng, aksaranews.com Video aksi tarian erotis oleh seorang wanita di acara Hari Ulang Tahun (HUT) ke-2 Khinsip In Driving Chapter (KIDC) Bantaeng yang sempat viral beberapa hari lalu, kembali menuai kecaman dari sejumlah pihak.

Kali ini, datang dari Ketua Nahdlatul Ulama (NU) Bantaeng, H. Muh Ahmad Jailani, dirinya mendesak pihak berwajib untuk mengusut tuntas penyelenggara event auto contest tersebut, yang telah mengundang keresahan warga.

Menurutnya, aksi ini perlu adanya penindakan tegas terutama terhadap penyelenggara acara, agar ada efek jera dan menjadi contoh bagi yang lain.

“Kita hidup di Kabupaten Bantaeng yang religius. Jangan sampai nama Bantaeng ini terus digerus dengan kegiatan-kegiatan yang kurang bermoral dan merusak citra Bantaeng,” ujar Ketua NU Muh. Ahmad Jailani Kepada Aksaranews.com, Senin (20/06/2022).

Ia juga menyinggung terkait ketidak tegasan Aparat penegak hukum soal perizinan yang sepertinya melakukan pembiaran. Padahal, jika telah mengantongi izin, harusnya tarian erotis ini segera dibubarkan. Ia pun menyayangkan sikap tersebut.

“Tentunya kami sangat menyayangkan hal itu bisa terjadi. Ini tidak sepantasnya di lakukan,” tegas Ahmad Jailani.

Lebih jauh ia terangkan jika, kota Bantaeng merupakan kota santri, dan tidak lama lagi akan lahir satu Hafidz Satu Desa dan Satu Hafidz Satu Kelurahan. Maka hal ini tentu bisa mencoreng nama baik Daerah.

“Jadi, sangat disayangkan ketika dinodai dengan adanya tarian erotis, karena ini sangat merusak moral anak-anak dan bangsa kita, khususnya masyarakat bantaeng,” terangnya.

Dari hasil pantauan aksaranews.com, terkait tuitan di sejumlah media sosial, seperti Facebook, Instagram dan lain sebagainya, foto-foto dan video tarian tersebut, telah tersebar dan disaksikan oleh lebih dari 4000 pasang mata pengguna sosial media, serta banyak mendapatkan tanggapan beragam.

Sebagian besar netizen menyesalkan kegiatan tersebut, karena dianggap mengganggu dan menimbulkan keresahan warga.

Sebelumnya, video viral aksi erotis tersebut juga telah mendapat kecaman dari Ketua PD Muhammadiyah dan Pemuda LIRA yang meminta aparat berwajib segera melakukan tindakan tegas.

Pewarta: Ramli | Editor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.