Sholat Idul Adha di Boltim dibatasi maksimal 30 persen

  • Whatsapp
Sholat Jamaah di tengah pandemi Covid-19 (Foto:Ist)

Boltim, aksaranews.com Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) membatasi pelaksanaan sholat idul adha 1442 hijriah pada tanggal 20 Juli 2021 dengan maksimal berjumlah 30 persen jamaah.

“Jamaah Sholat Idul Adha maksimal berjumlah 30% dari kapasitas masjid/mushola atau lapangan, berasal dari warga setempat dan menggunakan masker serta membawa perlengkapan sholat masing-masing,” kutip dalam surat edaran Pemkab Boltim, yang dikeluarkan Jumat (16/07/2021).

Pada poin 3 pelaksanaan sholat Idul Adha, disebutkan penyelenggaraan sholat idul adha wajib menyediakan alat pengukur tubuh, handsanitizer dan sarana mencuci tangan dengan air mengalir.

“Masker medis, mengatur shaf antar jamaah minimal 1 meter dengan memberi tanda khusus, melakukan disinfektan di tempat pelaksanaan sholat baik sebelum dan sesudah sholat,” terang surat edaran yang ditandatangani Bupati Sam Sachrul Mamonto, S.Sos.

Selain itu, ditegaskan pula ibadah Shalat Idul Adha agar dilaksanakan tepat waktu pada jam 07.00 wita dan durasi khutbah Idul Adha maksimal 15 menit.

“Tidak berkerumun dan tidak bersalaman/berpelukan setelah Sholat Idul Adha,” tandas surat edaran Nomor 10/BMT/144/VII/2021 tentang pelaksanaan malam takbiran, sholat idul Adha dan pelaksanaan Qurban tahun 1442 H/2021 M di Kabupaten Boltim.

Simak Surat Edaran Berikut:

Pos terkait