Polres Boltim pasang baliho larangan menambang di Simbalang

  • Whatsapp
Baliho yang terpasang di jalur menuju lokasi Simbalang Desa Tombolikat (Foto: Chendry mokoginta)

Boltim, aksaranews.com Jajaran Polres Boltim memasang sejumlah baliho peringatan yang bertuliskan ‘Stop Illegal Mining/PETI’ kepada para penambang emas tanpa ijin (PETI) di wilayah Simbalang dan sekitarnya, Desa Tombolikat, Kecamatan Tutuyan.

Baliho peringatan yang berukuran 2×3 meter itu dipasang di jalan masuk menuju hutan Simbalang. Polres pun menyertakan ancaman bagi para pelaku PETI di baliho dengan detail.

Bacaan Lainnya

Tak tanggung-tanggung, ancaman pidana 10 tahun serta denda Rp.10 Miliar bagi pelaku PETI disertakan di baliho tersebut.

Ancaman itu sesuai Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Minerba, Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan dan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.

Sangadi (Kepala Desa) Tombolikat Muhammad Nur Alheid menyampaikan, informasi sebagaimana pesan Polres dalam baliho itu telah dia sosialisasikan ke masyarakat.

“Saga sudah umumkan ke masyarakat khususnya kepada penambang di lokasi Simbalang dan sekitarnya bahwa ancaman bagi pelaku penambangan ilegal dan perusak hutan itu sangat berat,” kata dia, Sabtu 10 Juli 2021.

Dia juga mengimbau warga agar tidak merusak baliho tersebut. “Jangan ada yang merusak baliho ini karena akan ada sanksinya. Kami pemerintah desa akan terus mensosialisasikan pesan Polres dalam baliho itu agar diketahui seluruh masyarakat,” pungkasnya.

Pewarta/Editor: Redaksi

Pos terkait