Polres Bantaeng dalami kasus pembunuhan di Pajukkukang

Terendus adanya pelaku lain

Kasat Reskrim Polres Bantaeng AKP Burhan.
banner 120x600

Bantaeng, aksaranews.com Kasus pembunuhan seorang pria dewasa berinisial BH alias Baka’ oleh pelaku berinisial HNF yang terjadi di Pajukkukang Kabupaten Bantaeng pada bulan oktober lalu masih terus bergulir.

Seperti yang diterangkan Kepala Kepolisian Resort (Polres) Bantaeng, Andi Kumara, SH., S.I.K., M.Si, melalui Kasat Reskrim, AKP Burhan, S.H. bahwa, penyidik telah mengungkap satu orang pelaku yang diduga sebagai pembunuh Baka’.

Burhan menyebut, pihaknya tengah menyelidiki, terkait adanya pelaku lain yang turut membantu HNF.

“Apakah ada (tersangka lain) ? Ya, kita sudah kantongi namanya. Kalau penyelidikan, akan selalu dikembangkan dengan berbagai kemungkinannya,” ujar AKP Burhan kepada Aksaranews.com, belum lama ini.

Burhan menjelaskan, alasan penyidik perlu mengembangkan kasus ini karena penyidik melihat berdasarkan kronologi, penuturan saksi, pelaku dan alat bukti serta kondisi jenazah korban saat ditemukan dalam keadaan luka bekas tusukan benda tajam.

Tak hanya itu, Burhan juga mengungkapkan adanya kejanggalan dalam kasus ini, terutama pada jarak dari tempat eksekusi menuju tempat ditemukannya jenazah korban yang cukup berjarak, sehingga membuktikan bahwa ada keterlibatan pihak lain.

“Dari hasil pengembangan penyidik, ada dua pelaku lain selain HNF. Kedua pelaku yang kami dicurigai masing-masing berinisial A dan Inisial C,” ungkap Burhan.

Lebih lanjut ia sampaikan bahwa, pelaku berinisial C, bertindak sebagai pengendara motor, sedangkan pelaku berinisial A dan HNF sebagai Eksekutor.

“Untuk sementara, pelaku inisial C ini sedang menjalani hukuman dengan kasus lain di rutan. Sementara pelaku berinisial A masih dalam pengejaran Polisi. Sedangkan HNF ini, sudah kami amankan, dan berkasnya sudah kami limpahkan ke kejaksaan pada tanggal 06 Juni 2022 beberapa hari yang lalu. Berkasnya sudah masuk tahap satu,” tandasnya.

Ramli

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.