Penertiban PETI Simbalang Tombolikat tuai kritikan, warga kesal ada pembakaran barak

  • Whatsapp
Foto-foto di lokasi PETI Simbalang yang dibakar saat penertiban 18 Agustus 2021 oleh tim Reskrim Polres Boltim

Boltim, aksaranews.com Penertiban penambangan tanpa izin (PETI) di lokasi Simbalang Desa Tombolikat, Kecamatan Tutuyan Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) oleh pihak kepolisian menuai kritik dari sejumlah masyarakat.

Masyarakat lingkar tambang menyesalkan ada pembakaran barak dan sejumlah alat-alat tambang milik warga yang dilakukan oleh aparat penegak hukum saat penertiban yang dilakukan pada Rabu 18 Agustus 2021 lalu.

“Kalau memang mau menjalankan tugas kami minta surat tugas kalau ada tertulis bakar habis alat-alat penambang,” kata warga Boltim yang tak ingin menyebut namanya.

Ia menyebut, jika aparat melakukan penertiban maka bisa mengambil alternatif untuk ditutup sementara, bukan membakar habis barak yang menurutnya hanya tebang pilih.

“Yang jadi pertanyaannya apakah penertiban itu hanya berlaku untuk sebagian penambang atau menyeluruh?” tambah warga lainnya.

Berdasarkan foto-foto dan video yang beredar di media sosial, beberapa barang milik penambang hangus terbakar, baik camp/barak yang ditutupi terpal, mesin alkon dan bak rendaman diduga dibakar saat penertiban berlangsung.

Kasat Reskrim AKP Sahroni yang memimpin penertiban PETI Simbalang saat dihubungi media ini Jumat (20/08/2021) sedang dalam perjalanan dan belum bisa memberikan keterangan. “Ada ke Jiko belanga,” singkat Kasat Reskrim Sahroni melalui pesan whatsApp.

Penulis/Editor: Redaksi

Pos terkait