Pemutakhiran data pemilih berkelanjutan, Boltim potensi miliki 16 pemilih baru

  • Whatsapp

Boltim, aksaranews.com Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) kembali melakukan pemutakhiran data pemilih berkelanjutan (PDPB).

PDPB tahun 2021 ini dilakukan KPU Boltim dalam rangka melaksanakan amanat Undang-undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum.

Bacaan Lainnya

Rapat koordinasi (Rakor) digelar di kantor KPU Boltim, Kamis (03/06/2021), dipimpin Ketua KPU Boltim Jamal Rahman dan dihadiri Komisioner KPU Boltim, Ketua dan anggota Bawaslu Boltim, Kapolsek Tutuyan, Disdukcapil dan perwakilan Partai Politik.

Ketua divisi data KPU Boltim, Adchilny Abukasim mengatakan bahwa, PDPB bulan ini bertambah dari jumlah DPB sebelumnya yang berdasarkan hasil pleno sebanyak 55.012 pemilih, dengan presentase laki-laki 51.91 persen dan Perempuan 48.09 persen menjadi 55.022 pemilih.

“Berdasarkan data kami, PDPB bertambah sebanyak sepuluh pemilih yang terdiri dari lima pemilih laki-laki dan lima pemilih perempuan,” kataAdchilny Abukasim.

Sedangkan untuk pemilih potensi baru dirinya menyebutkan berjumlah 16 orang yang terdiri atas 10 pemilih laki-laki dan 6 pemilih perempuan.

Turut ditambahkannya pula jika, pihaknya akan terus melakukan pembaharuan data setiap bulannya untuk memastikan wajib pilih terdata dengan baik.

Sementara itu Ketua KPU Boltim Jamal Rahman menyampaikan, pemutakhiran data pemilih berkelanjutan merupakan salah satu bentuk kesiapan pihak penyelenggara pemilihan umum (Pemilu) dalam upaya menghadapi pemilu legislatif pada tahun 2024 mendatang.

Kata Jamal KPU akan menetapkan jumlah setiap (Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang nantinya hanya diisi oleh 300 pemilih per TPS.

“Menurut jadwal, PDPB ini akan dilaksanakan setiap bulannya guna memastikan apakah ada ketambahan atau kekurangan serta perbaikan untuk data pemilih. Jadi, KPU akan terus memperbaharui data pemilih setiap awal bulan,” tambah Jamal Rahman.

Sekedar diketahui, pemutakhiran data pemilih ini juga terkait dengan penduduk meninggal dunia, pemilih pemula berusia 17 tahun, melakukan mutasi, perubahan elemen data seperti status pisah KK, perubahan pekerjaan dari sipil ke TNI Polri atau pensiunan TNI Polri.

Pewarta: Riswan | Editor: Redaksi

Pos terkait