Kinerja tenaga ahli program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa disoroti

  • Whatsapp
Ketua Cabang GP Ansor Boltim, Darman dg. Matara. (Foto Istimewa)

Boltim, aksaranews.com — Ketua cabang Gerakan Pemuda (GP) Ansor kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Darman dg. Matara menyoroti kinerja tenaga ahli Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (P3MD) Kabupaten Boltim.

Menurut Darman Matara, untuk memaksimalkan program pendampingan desa, harusnya tenaga ahli P3MD memberikan contoh yang baik dengan tinggal dan stay 1×24 jam selama jam kerja di Kabupaten Boltim.

“Jadi di tingkat Kabupaten leadernya tenaga ahli, harusnya tenaga ahli itu memberikan contoh untuk memaksimalkan program ini. Yaitu program pendampingan Dana Desa. Bagaimana memberikan contoh baik, yaitu harus tinggal 1×24 jam selama jam kerja di Kabupaten yang mereka dampingi,” ucap Darman Matara, Kamis (27/05/2021).

Berbeda yang terjadi sekarang kata Darman di Kabupaten Boltim. Jangankan tinggal, kantor tenaga ahli P3MD yang harusnya ada, hari ini tidak diketahui sama sekali dimana keberadaan kantornya.

“Sejak tahun 2020, dan masuk tahun 2021 hingga saat ini tidak ada kantor. Kalau memang ada anggaran harusnya ini dimaksimalkan, biar masyarakat, pendamping Desa dan pendamping lokal Desa bisa maksimal dalam urusan koordinasi. Tidak semata-mata hanya lewat handphone saja,” bebernya.

Namun kata Darman, bila memang tenaga ahli Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa di Kabupaten Boltim tidak memiliki kantor maka GP Ansor Boltim meminta untuk pengadaan kantor.

“Atau jangan-jangan (praduga) operasional pengadaan kantor itu ada tapi tidak dimaksimalkan tidak digunakan. Nah kami meminta satker provinsi untuk bisa mengadakan kantor bagi tenaga ahli,” jelas Darman.

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Pemerintahan Desa (Pemdes) Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD), Rusli Dajoh saat dikonfirmasi mengatakan tenaga ahli P3MD di Kabupaten Boltim memiliki sekretariat pada waklu lalu, namun hingga saat kini ia belum mengetahui dimana lagi kantor sekrerariatnya.

“Ada sekretariat, setahu saya yang lalu di Togid. Mereka sebagian di Boltim sebagiannya di Kotamobagu,” ujar Rusli Dajoh kepada media ini.

Terpisah, koordiantor wilayah Boltim tenaga ahli P3MD saat dihubungi jurnalis aksaranews.com tidak menanggapi pertanyaan via whatsApp, meski sudah terbaca atau centang biru.

Tim Redaksi

Pos terkait