Ketua Komnas PA bicara kasus asusila di Boltim, begini ancaman hukumannya

  • Whatsapp
Ketua Komnas PA bicara kasus asusila di Boltim, hingga hukuman semur hidup

Boltim, aksaranews.com Ketua Komisi Nasional (Komnas) Perlindungan Anak (PA) Arist Merdeka Sirait angkat bicara terkait kasus asusila yang dilakukan Sahrul Mamonto (46) kepada anak tirinya.

Arist Sirait mengatakan, kasus pencabulan anak di bawah umur dengan tersangka oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) Boltim yang kini ditahan oleh Polres Boltim, layak diberikan hukuman maksimal seumur hidup berdasarkan Undang-Undang Perlindungan Anak.

“Jika tersangka sudah ditahan  maka teruskan saja (proses hukumnya),” ucap Arist Merdeka Sirait kepada wartawan melalui sambungan telepon, Senin (28/06/2021).

Menurutnya, kapasitas tersangka yang merupakan seorang ASN sekaligus orang dekat korban seharusnya memberikan perlindungan terhadap anak bukan melecehkan.

Sehingga itu kata Sirait atas perbuatan oknum tersebut, tersangka pantas diberikan hukuman tambahan.

Ia pun meminta Polres Boltim dalam penanganan kasus kejahatan seksual dengan menerapka  pasal 82 UU perlindungan anak nomor 17 tahun 2016 tentang penerapan Perpu Nonot 1 tahun 2016 atas Perubahan Kedua dari Undang-Undang Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

“Saya kira kasus kejahatan seksual seperti itu ancamannya adalah 20 tahun dan bisa seumur hidup,” tegas Sirait selaku aktifis perlindungan anak.

Menanggapi hal ini, Kasat Reskrim Polres Boltim AKP Sahroni Derasyid, S.IP menyebut tersangka SM (46) telah ditahan oleh pihak Polres Boltim.

Kata Kasat Reskrim, tersangka dikenakkan Pasal tunggal yakni pasal dengan ancaman yang lebih tinggi.

“Kita kenakkan pasal 81 ayat 3, ancaman maksimal 15 tahun penjara,” pungkas Sahroni.

Pewarta: Riswan | Editor: Redaksi

Pos terkait