Kasus Mark Up Anggaran COVID-19 di Kota Makassar Masuk di Meja Polda Sulsel

Makassar – Terkait dugaan kasus penyalahgunaan bantuan bahan pokok untuk masyarakat yang terkena dampak pandemic Corona virus diseases atau COVID-19 di Kota Makassar, tengah ditangani oleh Polda Sulawesi Selatan.

Dalam hal ini, penyelidikan ditangani langsung oleh Direktorat Reserse Kriminal Khusu (Dir Reskrimsus) Polda SulSel.

Bacaan Lainnya

Kombes Pol Augustinus Berlianto Pangaribuan, SIK, MSi mengatakan, penanganan kasus dugaan terkait penyalahgunaan akan kita tindak lanjuti secara serius.

“Perkembangannya, kita akan tangani ini kasus secara serius dan tepat sasaran, kita akan selesaikan secepatnya dalam dekat ini,” ujar Augustinus Pangaribuan, Senin (01/06/2020).

Kata dia, penindakan tersebut dikarenakan adanya bantuan sebanyak 60 ribu paket bahan pokok, yang akan disalurkan kepada masyarakat Kota Makassar yang terdampak Covid-19, diduga tidak tepat sasaran dalam pembagiannya.

Terpisah, Kepala Dinas (Kadis) Sosial Kota Makassar, Mukhtar Tahir menanggapi hal tersebut, mengatakan jika issu mark up ini tidak benar jika dialamatkan kepada Dinas Sosial.

“Mark up bagaimana? kan penyedia itu bukan kita. Ada pihak ketiga, kita hanya menyiapkan datanya saja, kalau kami yang beli, kami yang taruh harganya berarti namanya kami yang menangkat tapi tidak ada,” ujar Mukhtar.

Mukhtar mengaku untuk kepastian apakah benar ada mark up dalam penyediaan 60 ribu bantuan paket bahan pokok ini akan dibuktikan dalam audit nantinya.

“Jadi nanti akan diperiksa kan, ada nama post audit itu yang dilakukan oleh APIP, BPKD gampang itu selesai,” tambahnya.

Dir ResKrimsus Polda Sulsel menegaskan juga, bahwa dalam tindak penyelidikan kasus ini akan diretas dalam waktu dekat ini, kita akan berikan terus perkembangannya.

“intinya dalam penanganan, kita akan tanggapi dengan cepat dan tepat sesuai aturan dalam penanganannya. Sekali lagi, pokoknya kita serius dan semoga cepat kita selesaikan,” pungkas Komisaris besar Polisi Pangaribuan.

Peliput: Andis │ Editor: Redaksi

Pos terkait