Jamal Rahman Iroth persembahkan musikalisasi puisi saat jumpa pers daring 76 penyair membaca Indonesia

  • Whatsapp

Jakarta, aksaranews.com Sastrawan asal Sulawesi Utara (Sulut) Jamal Rahman Iroth mempersembahkan musikalisasi puisi saat jumpa pers zoom meting “76 penyair membaca Indonesia”. minggu (15/08/2021) sore.

Jamal membawakan musikalisasi puisi dari penyair Sapardi Djoko Damono berjudul “Aku Ingin” dengan iringan gitar dan suara yang khas.

Bacaan Lainnya

 AKU INGIN

Aku ingin mencintaimu dengan sederhana

dengan kata yang tak sempat diucapkan

kayu kepada api yang menjadikannya abu

 

Aku ingin mencintaimu dengan sederhana

dengan isyarat yang tak sempat disampaikan

awan kepada hujan yang menjadikannya tiada.

Usai membawakan musikalisasi Puisi, Jamal juga membawakan puisinya yang ditulisdan termuat dalam buku 76 penyair membaca Indonesia dengan judul “Merdeka Adalah”.

Ketua pelaksana, M. Oktavianus Masheka, mengatakan buku 76 penyair membaca Indonesia yang dituliskan 76 penyair di seluruh Indonesia bertujuan memberi masukan kepada pemerintah.

Tangkapan layar saat zoom meeting launching 76 penyair membaca Indonesia.

Tentang apa saja yang belum tercapai pada usia 76 tahun Indonesia merdeka dari sudut pandang penyair, yang kelak karya penyair menjadi asupan inspirasi dalam merumuskan dan menentukan kebijakan.

“Kamis sudah mengirimkan buku ini ke Presiden Joko Widodo dengan harapan presiden bisa membacanya,” kata Oktavianus Masheka saat membuka jumpa pers zoom meting 76 penyair membaca Indonesia, minggu (15/08/2021).

Ia pun menitipkan pesan kepada media massa agar menyampaikan ini kepada khalayak publik bahwa penyair Indonesia ikut berperan dan berkontribusi dalam pembangunan Indonesia.

“Sebarkanlah bahwa penyair ikut berkontribusi dalam melihat peristiwa-peristiwa yang ada di republik ini, penyair tidak hanya berpangku tangan, penyair bersuara dengan kepenyairannya,” terang ketua Taman Inspirasi Sastra Indonesia.

Penulis: Riswan │ Editor: Redaksi

Pos terkait