Bus dinas perhubungan difungsikan antar jemput ASN di Boltim

  • Whatsapp
Bus Dinas Perhubungan yang difungsikan menjadi Bus antar jemput ASN Boltim dari wilayah Modayag bersatu menuju Tutuyan dan sebaliknya (Foto aksaranews.com/Riswan Hulalata)

BBoltim, aksaranews.com Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow Timur(Boltim) melalui Dinas Perhubungan (Dishub) mulai mengoperasikan Bus Dishub untuk menjadi bus pengantar jemput Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemkab Boltim.

Hal ini dilakukan Pemerintah Boltim karena banyaknya ASN Pemkab Boltim yang bertempat tinggal di wilayah Modayag bersatu dan sebagian di Kota Kotamobagu yang jauh dari tempat mereka bertugas.

“Kami punya dua Bus, untuk saat ini baru satu Bus yang kita operasikan, satunya lagi akan diperbaiki,” ujar Plt sekretaris Dishub Boltim, Mohammad Zukri Mohune kepada jurnalis aksaranews.com, kamis (20/05/2021) sore.

Menurutnya, difungsikannya bus dishub menjadi bus antar jemput ASN untuk memudahkan para ASN yang tidak memiliki kendaraan pribadi saat berangkat ke kantor dari wilayah Modayag Bersatu ke Ibu Kota Tutuyan.

“Kali ini kita baru tahap uji coba. Kita lihat respon ASN apa mereka mau naik Bus atau tidak. Kapasitas Bus hanya diisi 20 orang saja. Bus setiap pagi standby di Moyongkota sebelum ke Tutuyan,” ucap Zukri Mohune.

Bus dinas perhubungan difungsikan antar jemput PNS di Boltim
Para ASN saat berada di dalam bus yang siap diantar jemput Dishub Boltim (Foto aksaranews.com/Riswan Hulalata)

Ia menambahkan, untuk biaya operasional bus masih masuk dalam tanggungan Dishub Boltim dan belum ada tarif yang ditrntukan karena Belum ada Perda yang mengatur soal ini.

“Sebenarnya mereka juga ingin membayar tapi kan belum ada Perda yang mengaturnya, jadi kita masih menunggu perda,” jelas Mohune.

Sementara untuk 1 unit Bus yang belum bisa dioperasikan kata Zukri, masih membutuhkan biaya untuk perbaikan sementara tidak anggarannya tidak tertata dalam APBD saat ini.

“1 unit bus itu sekira 30 jutaan untuk diperbaiki, kami akan coba masukkan di dalam APBD perubahan,” tutup sekretaris Dishub ini.

Pewarta: Riswan Hulalata | Editor: Redaksi

Pos terkait